Hanya Kena Satu Bogey dalam 36 Lubang, Pegolf Thailand Arpichaya Yubol Makin Percaya Diri

 Hanya Kena Satu Bogey dalam 36 Lubang, Pegolf Thailand Arpichaya Yubol Makin Percaya Diri

Arpichaya Yubol berburu gelar di Portland. Foto: Instagram/arpichaya_piano

KORANPLUS.COM – Pegolf muda asal Thailand, Arpichaya Yubol, yang tengah berburu gelar pertamanya di ajang LPGA Tour, berhasil memimpin klasemen sementara turnamen The Standard Portland Classic dengan keunggulan satu pukulan.

Pegolf berusia 24 tahun tersebut mencetak skor 6-under 66 untuk hari kedua berturut-turut pada 14 Agustus di Columbia Edgewater Country Club. Catatan total 12-under 132 miliknya menempatkannya unggul tipis satu pukulan atas pesaing terdekatnya, Sophia Schubert (AS), Pajaree Anannarukarn (Thailand) yang sama-sama mencetak angka 66 pada hari kedua, serta pegolf Korea Selatan, Hye-Jin Choi, yang mengantongi skor 67 atau under 5.

Sementara itu, posisi kelima diisi oleh tujuh pegolf yang mencatatkan skor imbang 9-under, termasuk Rose Zhang (65), Erika Hara dari Jepang (66), Morgane Metraux asal Swis (67), Jeeno Thitikul asal Thailand (67), Haeran Ryu dari Korea Selatan (68), Nataliya Guseva asal Rusia (68), serta Grace Kim asal Australia (69).

Performa Gemilang dengan Putaran Positif

Yubol tampil gemilang sepanjang hari sebelum akhirnya mencatatkan satu-satunya bogey atau over 1 pada lubang ke-18. Sebelum kesalahan kecil tersebut, ia sukses mengantongi tujuh birdie (under 1), termasuk tiga kali birdie berturut-turut dari lubang ke-5 hingga ke-7.

“Hari yang sangat bagus untuk pukulan stik putter saya,” ujar Yubol, yang mencatatkan 24 pukulan putt pada hari kedua setelah sehari sebelumnya hanya memerlukan 23 pukulan.

“Hanya di lubang terakhir sedikit ada masalah. Tapi secara keseluruhan sama seperti kemarin… pukulan wedge dan short game saya cukup memuaskan, dan saya juga bisa mencetak birdie di lubang par 5,”  katanya, dikutip dari The Straits Times.

Mengenai penampilannya secara keseluruhan di paruh turnamen ini, Yubol menambahkan:

“Bagi saya, melahap 36 lubang hanya dengan satu bogey adalah pencapaian yang luar biasa… Anda bisa saja mencetak birdie, bogey, atau bahkan double bogey, tetapi kuncinya adalah bagaimana mengelola pikiran agar tetap positif. Masih ada dua hari tersisa, dan saya hanya perlu terus bermain konsisten.”

Pencapaian ini membuat Yubol sukses lolos cut untuk ke-10 kalinya dari 15 turnamen yang ia ikuti sepanjang musim 2026. Sebelumnya, atlet berusia 24 tahun ini mencatatkan hasil terbaik sebagai runner-up di ajang Riviera Maya Open di Mayakoba pada April, serta ShopRite LPGA pada Mei lalu.***

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *