Liga Champions Voli Asia 2026 – Zhaiyk Tak Berkutik, Kombinasi Maut Keita dan Farhan Bawa Kemenangan Bhayangkara Presisi
KORANPLUS.COM – Langkah awal Jakarta Bhayangkara Presisi di ajang Liga Champions Voli Asia (AVC Men’s Volleyball Champions League 2026) berbuah manis. Bertanding di hadapan ribuan pendukung fanatik di GOR Terpadu A. Yani, Rabu (13/5), tim asuhan pelatih Reidel Toiran sukses membungkam perlawanan sengit Zhaiyk dengan skor meyakinkan 3-1 (25-19, 25-27, 25-19, dan 25-21).
Turun dengan kekuatan penuh, Bhayangkara Presisi langsung menggebrak lewat formasi maut: Nizar sebagai motor serangan, didukung spike keras Keita (opposite), duet middle blocker tangguh Gumilar dan Simon, serta aksi eksplosif Mozic dan Farhan Halim sebagai outside hitter. Benteng pertahanan di posisi libero dipercayakan kepada Henry dan Abhinaya.
Sejak set pertama, dukungan suporter membuat tuan rumah tampil sangat percaya diri. Kombinasi serangan maut Keita dan service ace dari Farhan Halim membuat Zhaiyk kewalahan. Poin krusial di set pertama pun ditutup dengan manis lewat service ace Mozic pada skor 25-19.
Tensi memanas di set kedua. Zhaiyk sempat memberikan perlawanan hebat hingga unggul jauh 17-12. Meski Keita sempat memaksa pertandingan memasuki deuce 24-24, beberapa kesalahan servis membuat Zhaiyk berhasil mencuri set ini dengan skor 27-25, mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1.
Memasuki set ketiga, koordinasi Bhayangkara Presisi kembali solid. Mereka sempat memimpin jauh 15-5 sebelum akhirnya quick spike dari Simon mengakhiri perlawanan Zhaiyk dengan 25-19.
Drama sempat terjadi di set keempat saat skor imbang 18-18; Keita harus menerima kartu kuning dari wasit akibat protes keras. Namun, mental juara berbicara. Monster block dari Farhan Halim akhirnya menyegel kemenangan set keempat 25-21 sekaligus memastikan kemenangan perdana tuan rumah.
Usai laga, Farhan Halim mengakui adanya rasa tegang karena status sebagai laga pembuka.
“Alhamdulillah kami bisa nge-push diri. Pemain asing juga terus mengingatkan untuk fokus. Pastinya kita akan evaluasi dari sisi receive, servis, dan koordinasi agar lebih kompak di laga selanjutnya,” ungkap bintang voli nasional tersebut.
Di sisi lain, pelatih Zhaiyk, Kozik Viktor, tak segan memuji kualitas tuan rumah.
“Pertarungan sangat sengit, tapi Jakarta Bhayangkara Presisi adalah yang paling kuat di sini. Kami sudah memberikan segenap hati, namun mereka memang luar biasa,” pungkasnya.***